Tuesday, January 5, 2016

Mengamati Uniknya Undur Undur

Pagi cerah, senyum anak-anak TK Nurul Firdaus  merekah,  tetapi mata mereka membelalak penasaran ketika gurunya mengeluarkan sesuatu dari dalam kantong plastik...

" Iiih apa itu buuu?"
" Kalian belum tahu  ini apa?  ini namanya undur-undur."
" Mundur-mundur? kok?"   Seketika tawa anak-anak pecah.
" Bukan , sayang..ini undur-undur. Memang suka jalan mundur."


Undur-undur adalah sebutan untuk kelompok serangga  dari famili Myrmeleontidae.   
         Nama "undur-undur" diberikan pada hewan ini karena kebiasaan  larvanya  yang berjalan mundur saat menggali sarang jebakan di tanah. Di daerah Barat, hewan ini dikenal dengan nama antlion (semut singa). Nama itu diberikan karena kebiasaan larvanya yang memburu semut  secara ganas dengan cara menggali jebakan di dalam tanah  sehingga serangga ini  dianggap sebagai "singanya para semut".
      Undur-undur mengalami metamorfosis sempurna: telur, larva, kepompong, dan dewasa. 
       Telur undur-undur akan menetas menjadi larva yang bertubuh gempal, pipih, berkaki enam, dan memiliki sepasang taring panjang di kepalanya. 
Hal yang unik pada larva undur-undur adalah mereka tidak memiliki anus  sehingga ampas sisa-sisa metabolisme tubuhnya akan disimpan dan baru dikeluarkan ketika mereka sudah menjadi undur-undur dewasa.
       Fase selanjutnya dalam pertumbuhan undur-undur adalah fase kepompong Kepompong mereka berupa kumpulan butiran  pasir   di sekitarnya yang disatukan dengan sutra dari kelenjar di abdomennya. Kepompong ini biasanya terkubur hingga beberapa sentimeter di dalam tanah. Pada fase kepompong terjadi perubahan bentuk di dalamnya dan setelah sekitar satu bulan, undur-undur dewasa akan keluar dan mulai menunggu  sayapnya  kering sebelum bisa terbang untuk mencari pasangan. 
          Perilaku Undur-undur pun sangat unik , Bila ada mangsa terjebak masuk ke dalam perangkapnya namun masih bisa bergerak naik larva undur-undur akan melempari mangsanya dengan butiran  pasir hingga tergelincir. Larva undur-undur mengetahui kehadiran korbannya dengan cara merasakan getaran dari gerakan korbannya.  
          Larva undur-undur juga memiliki sepasang rahang tajam dan di ujungnya terdapat lubang untuk menyuntikkan  racun ke dalam tubuh mangsanya untuk membunuhnya, lalu mulai menghisap cairan tubuhnya dari gerakan korbannya. 
       Nah , jadi kalian semua sudah tahu ya..apa itu si Undur-undur yang suka mundur-mundur..:)

No comments:

Post a Comment